Monday, May 08, 2006
posted by noet at 12:05 PM



Karya/sutradara: Budi Ros

Pentas ini menjadi ajang upaya Regenerasi Sutradara di Teater Koma. Pendiri Teater Koma pun ikut bermain: N. Riantiarno, Syaeful Anwar, Ratna Riantiarno. Didukung pula oleh : Salim Bungsu, Priyo S. Winardi, Sari Madjid dan seluruh angkatan di Teater Koma.
Ringkas Lakon:
Desa Mosokambang memiliki tradisi menggelar FESTIVAL TOPENG. Suatu kali, Mbah JOYO sang raja festival, mogok pakai topeng. Di hadapan khalayak, beliau mengeluh dirinya sudah capek, sudah waktunya topeng diserahkan pada generasi muda. Beliau malah menyarankan, agar topeng-topeng miliknya dikuburkan. "Topeng saya sekarang, adalah wajah saya sendiri," katanya menegaskan. Ketulusan hatinya disambut disambut oleh khalayak dan mereka memberikan aplus kemenangan. Tapi para aparat desa dan panitia penyelenggara festival bersikap sebaliknya. Petugas keamanan naik pentas, membawa Mbah JOYO turun panggung. Dan sejak itu, Mbah JOYO lenyap. Desapun geger, masyarakat saling curiga. Sejak itu desa sepi. Festival Topeng tak lagi digelar. Masyarakat desa menganggap, Festival Topeng hanya menimbulkan kegegeran dan permusuhan. Tapi itu tak lama. Ketika Festival Topeng kembali digelar, pesertanya makin banyak dan kebanyakan dari mereka tidak cukup menampilkan satu topeng. Bahkan orang-orang yang sebelumnya apatis terhadap festival, kini berebut untuk tampil. Betulkah orang lebih suka "bertopeng" daripada memperlihatkan wajah asli?

Ini produksi pentas Teater Koma yang ke 110, tapi pertunjukan yang pertama untukku, aku pengen nonton teater sejak dulu tapi baru kesampaian nonton sekarang, aku tidak pernah nonton teater sebelumnya karena ga ada temen nonton lagian dulu jarang di Jakarta. Ada sih temen di IKJ yang ngajak aku untuk ikutan teater tapi keburu ke Bandung lagian ga ada temen jadi males... But i think aku jatuh hati pada pentas ini ...love @ d first sight *halah*...ya aku suka...embak- embak klo mo nonton ajak - ajak lagi yak....
Yang mau nonton masih sampe tanggal 14 Mei 2006Pentas akan digelar setiap pukul 19.30 wib
Tempat: Graha Bhakti Budaya - Taman Ismail Marzuki (GBB-TIM)
Harga Tiket: Rp. 30.000, Rp. 50.000, Rp. 75.000, Rp. 100.000,- (terbatas)
Tiket dapat dipesan di Teater Koma:
Sanggar Setia Budi
Jl. Setiabudi Barat no. 4 Jakarta Selatan525 1066, 522 4058 (fax)
Sanggar Bintaro
Jl. Cempaka Raya no. 15 Bintaro735 0460, 735 9540 (fax)
Ga akan rugi...SUMPAH !!!!!!!!
 

recent love 3 thank you..